Bajigur Plin-Plan Peduli Masa Depan atau BALAPAN ini merupakan suatu kegiatan pengenalan lingkungan dan kehidupan kampus berikut informasi tentang fakultas, jurusan dan berbagai macam pendidikan yang diberikan oleh perguruan-perguruan tinggi yang ada di Indonesia, terutama perguruan tinggi dimana ada alumni smansa yang belajar di sana. Acara ini sendiri diselenggarakan oleh kami (termasuk saya juga, lho! hehe..) alumni smansa angkatan 2008. Oh ya, mungkin ada sebagian pembaca yang agak bingung kenapa sejenis minuman yang begitu nikmat diminum saat udara dingin (bajigur) bisa mengadakan suatu acara pengenalan kampus. Tentunya “bajigur” disini bukanlah “bajigur” dalam makna harfiahnya.. (ya iyalah..!!) “Bajigur”, atau Bajigur Plin-Plan ini adalah “nama” dari angkatan yang masuk smansa pada tahun 2005 dan akhirnya lulus 100% pada tahun 2008, yang akhirnya di sela-sela liburan semester dan ujian semester (bagi teman-teman Bajigur yang ada di IPB) dapat menyelenggarakan acara ini. Kalau ada pertanyaan lagi, kenapa dinamakan bajigur? Tanyakan saja jawabannya pada yang nge-MOS waktu itu, hahaha..!
(Kembali ke alur pembicaraan yang benar) Acara pengenalan kampus semacam ini bukanlah yang pertama diadakan di smansa. Tahun lalu, awal 2008, alumni smansa angkatan 2007 juga mengadakan acara serupa dengan tajuk BOM WAKTU, Borok (nama angkatan 2007) On the Move Wanna Talk About University. Jika saat BOM WAKTU diselenggarakan oleh angkatan Borok untuk angkatan Bajigur, maka acara kali ini acara yang diadakan adalah dari angkatan Bajigur untuk angkatan Gatot Kaca (adek kelasnya Bajigur..).
Kemudian, mungkin sebagian dari anda yang membaca tulisan ini akan bertanya lagi, kenapa sih kalian mau repot-repot ngadain acara kayak begini? Hahaha! Karena inilah salah satu bentuk “cinta” kami pada sekolah kami dan pada adek-adek kelas kami agar mereka tidak salah langkah dalam mempersiapkan masa depan mereka.. ciee.. Yah, apapun gombalan soal alasan ini, insya Allah acara ini semata-mata dimaksudkan untuk meraih ridho Allah dengan cara memberikan informasi semampunya kepada adek-adek kami agar mereka mampu meraih cita-citanya dan tidak salah langkah dalam mempersiapkan masa depannya.. Aamin.. hehehe..
Kemudian, bagaimana acara ini sendiri berlangsung? Yap! Karena visi dan misi dari acara BALAPAN ini mirip dengan BOM WAKTU, pada intinya apa yang hendak disampaikan pun sama, informasi umum selengkap mungkin tentang perguruan-perguruan tinggi yang dihuni anak-anak Bajigur. Rangkaian talkshow tentang kiat-kiat memilih jurusan dan perguruan tinggi yang ada pada BOM WAKTU tetap dipertahankan keberadaanya di acara BALAPAN ini. Sedikit gebrakan pada BALAPAN ini terdapat pada bagian pengenalan kampus dan jurusannya-nya. Jika saat BOM WAKTU stand-stand (berupa ruangan kelas) kampus yang ada dibagi menjadi stand-stand fakultas dan jurusan, misalnya stand kedokteran, stand psikologi, stand teknik, stand seni rupa dan desain, dsb. Dan tiap-tiap stand tersebut diisi oleh anak-anak Borok yang berbeda perguruan tapi sama fakultas atau jurusannya, maka di BALAPAN ini stand-stand kampus yang ada dibagi menjadi stand-stand perguruan tinggi. Maka terdapatlah 9 stand yang dibagi berdasarkan jumlah anak Bajigur yang ada di perguruan tinggi tersebut. Kesembilan stand itu adalah: stand IPB, stand “universitas Jawa”, stand UNPAD, stand “D-3”, stand UGM, stand “PTS”, stand ITB, stand “institut teknologi”, dan stand UI.
Kemudian, gebrakan lainnya adalah jika saat BOM WAKTU tiap peserta dibebaskan berpencar ke stand fakultas yang diminati masing-masing, pada BALAPAN ini peserta dibagi dalam kelompok berdasarkan kelasnya dan dengan ditemani dua orang tour guide peserta “diwajibkan” mengunjungi setiap stand yang ada. Kelompok-kelompok ini mengunjungi tiap stand dengan waktu di masing-masing stand selama 17 menit. Cukup singkat memang, dan mungkin belum semua informasi tergali dalam waktu sesingkat itu. Untungnya tiap stand menyediakan nomor contact person sehingga informasi lebih lanjut dapat peserta tanyakan di lain kesempatan (gebrakan baru juga nih.. hehe!). Dengan ini diharapkan wawasan para peserta tentang kampus-kampus serta jurusan-jurusan yang ada di tiap-tiap perguruan tinggi di Indonesia menjadi lebih luas, dan mereka memiliki banyak alternatif pilihan “jalan” dalam mencapai cita-citanya.